Kamis, 01 Maret 2012

Sekilas Tentang The Moon That Embraces The Sun


         Drama Korea selalu menjadi hal menarik untuk dibahas karena begitu banyak yang menyukainya bukan hanya di kalangan remaja, yang sudah berumur pun seperti tidak ingin ketinggalan tak terkecuali saya sendiri. Tapi bukan berati saya menyukai semua drama korea hanya beberapa drama korea yang membuat saya betah menatap layar laptop berjam-jam menonton ataupun membaca sinopsis setiap episode yang akan ditayangkan. Nah salah satu Drama Korea yang berhasil memikat hati saya adalah The Moon That Embraces The Sun . Drama yang belum usia saya tonton hingga ending karena drama ini masih tayang di TV korea dengan perolehan rating yang semakin tinggi di setiap episodenya yang dibintangi oleh Kim Soo Hyun, aktor yang mulai naik daun sejak memerankan sam dong di drama Dream High. Jika sebelumnya saya jatuh cinta dengan drama-drama komedi romantis yang mengundang tawa diantaranya Full House, Sassy Girl Chun Yang, Bbf, dan Dream High. Kali ini malah sebaliknya saya jatuh cinta dengan drama yang mengundang air mata saya jatuh satu per satu.

            The Moon That Embraces The Sun Drama ini masih bercerita tentang kisah cinta antara Raja Hwon dan seorang dukun yang bernama Wol. Yang mana di kehidupan lalu ketika raja masih berumur belasan tahun ia sudah mengenali Wol namun dengan keperibadiaan Yeon Woo gadis cantik dan cerdas anak bangsawan yang memiliki keluarga bahagia. Kecantikan dan kecerdasan Yoen Woo lah yang membuat raja terpikat kepadanya dan ingin menikahinya walaupun usianya masih belasan tahun. Mendengar berita itu banyak pihak istana merasa iri terutama Ibu Suri dan Mentri Keuangan yang bersekongkol ingin membunuh Yoen Woo calon putri mahkota kerena Ibu Suri menginginkan Bo Kyung lah yang menjadi putri mahkota anak dari mentri keuangan yang masih memiliki hubungan darah dengannya. Ibu Suri dan Mentri Keuangan mumulai rencana pembunuhan dengan memanggil seorang dukun ternama untuk menyentet Yoen Woo hingga ketika beberapa hari menjelang pernikahan Yoen Woo sakit yang kemudian diasingkan dari istana kerena penyakit yang diderita Yoen Woo adalah penyakit menular dan Raja Hwon tidak pernah diizinkan untuk bertemu dengan Yoen Woo hingga di detik terakhir Yoen Woo, raja Hwon tetap tak bisa bertemu dengan Yoen Woo padahal masih ada yang ingin disampaikan raja kepada Yoen Woo. Kematian Yoen Woo yang begitu mendadak membuat raja begitu terpukul dan terus menyalahkan dirinya yang tak mampu menjaga Yoen Woo sebagai calon Putri Mahkota. Dan raja tak pernah mengetahui sebenarnya Yoen Woo masih hidup yang diselamtakan oleh dukun yang menyantetnya karena sang dukun merasa bersalah kepada sahabatnya yang meminta ia untuk melindungi Yoen Woo. Tapi walaupun Yoen Woo masih hidup ia tak lagi mengingat kenangan masa lalunya. Dan kemudian diangkat oleh sang dukun sebagai anak angkatnya.
            Delapan tahun kemudian raja tumbuh menjadi lelaki tampan namun berhati dingin kerena masih menyimpan luka atas kematian Yoen Woo walaupun sudah menikah dengan Bo Kyung yang seharusnya ditempati oleh Yoen Woo.  Namun Bo Kyung tak mampu mengganti posisi Yoen Woo di hati raja walaupun sudah bertahun-tahun Bo Kyung menunggu. (Inilah salah satu alasan saya menyukai Drama korea “kesetian” walupun wanita kedua lebih cantik dari yang pertama dan kadang saya berpikir apakah ada lelaki yang seperti ini di dalam dunia nyata bukankah lelaki itu tak bisa menyukai hanya satu hati saja?)
            Kembali ke The Moon That Embraces The Sun. Raja Hwon dipertemukan kembali dengan Yoen Woo ketika Raja tersesat di dalam hutan dan petemuan itu membuat raja kembali mengingat Yoen Woo kecil kerena perempuan yang baru ditemui raja sangat mirip dengan Yoen Woo kecil. Namun raja menepis prasangka itu karena menurutnya Yoen Woo sudah meninggal dan ketika raja menanyakan siapa nama perempuan itu. Yoen woo menjawab tidak memiliki nama yang kemudian raja memberikan nama Wol untuknya yang berati bulan.
            Dan pertemuan itu bukan pertemuan terakhir antara Raja Hwon dan Wol karena Wol di bawa ke istana untuk mengobati penyakit Raja atas perintah pejabat istana sebenarnya bukan untuk mengobati tapi lebih tepatnya membunuh raja. Namun kehadiran Wol membuat raja pulih, raja yang biasanya bersifat dingin mulai tersenyum ramah dan cinta pun mulai tumbuh diantara mereka lagi-lagi karena Wol mirip dengan Yoen woo. Namun Raja selalu menepis perasaannya dengan bersikap kasar dan dingin kepada Wol karena ia tak ingin mengkhianati cintanya kepada Yoen Woo. Sedangkan Wol setiap kali ia bersama raja kenangan masa lalunya terus melintas di benakknya namun ia tak menyadari kenangan itu miliknya. Hingga kemudian ketika ia diminta untuk mengusir roh Yoen Woo yang masih mengganggu di sekitar istana, Wol baru menyadari kenangan itu adalah miliknya namun ia pura-pura tidak tahu karena ia ingin membongkar orang-orang yang terlibat dalam pembunuhannya delapan tahun yang lalu salah satunya adalah putri adik Raja yang telah menikah dengan Abang kandung Yoen Woo. Sedangkan raja Hwon melihat begitu banyak persamaan antara Yoen Woo dan Wol mulai menyelidik kasus kematian Yoen Woo hingga kemudian ia mengetahui Yoe Woo masih hidup dan Wol adalah Yoen Woo perempuan yang sangat ia cintai.
            Drama ini juga akan diwarnai dengan cinta segi tiga antara Raja Hwon, Wol, dan Yang Myung Abang yang memilki Ayah sama dengan Raja Hwon. Lelaki yang pertama kali menyadari bahwa Wol adalah Yoen Woo perempuan yang ia cintai sejak kecil. Dan kemudian cinta itu yang membawa Yang Myung ingin merebut tahta Raja dari Hwon karena dengan begitu ia bisa memiliki Wol. Menurut saya Drama ini akan ditutup dengan happy ending walaupun akan terjadi pertumpahan darah. Dari judul drama ini The moon  That Emburacess The sun yang artinya rembulan memeluk matahari seolah-olah ingin menyampaikan sebuah pesan bahwa seorang raja Hwon yang diibaratkan sebagai matahari yang membara, bertemperaman keras. Dan para mentrinya lebih berkuasa dari padanya. Terbukti dari kondisi rakyat yang memprihatinkan. Hwon membutuhkan seorang pendamping yang bisa memberinya saran dan dorongan dalam menajalankan tugas sebagai pemimpin dan yang cocok yang menjadi pendampinya adalah Wol yang di ibaratkan seperti bulan yang menarangi kegelapan. Seperti kata pepetah “Dibalik kesuksesan Pria ada seorang wanita.”
            Untuk kamu yang ingin menulis novel Drama ini bagus ditonton untuk mengembangkan imajinasimu  yang akan melahirkan karya-karya spektakuler dan tentunya lebih mencerahkan dengan tidak melupakan nilai-nilai religius.

3 komentar:

Anonim mengatakan...

Ye lah pengemar korea, tapi ualasan yang di buat keren

aida Mardiah mengatakan...

Mantap, Ematul hasanah, tidak di ragukan lagi ema memang pengemar film korea yang baik, he..he

ematul hasanah mengatakan...

hahahaha
nggak berat-berat kli lah kak